Pernahkah bertanya kenapa bumi
itu bulat?
Bumi adalah salah satu planet
yang dihuni oleh makhluk hidup seperti manusia, hewan dan tumbuhan
Planet bumi tentunya menjadi planet satu-satunya yang sampai sekarang
diakui sebagai tempat untuk makhluk bisa hidup loh
Unsur-unsur yang ada dibumi seperti oksigen, nitrogen yang dibutuhkan
oleh makhluk hidup memang hanya ada di bumi dengan kadar yang cukup kepopers
Semua
yang terjadi di bumi, tentunya ada sejarahnya bagaimana bumi bisa terbentuk, akan
tetapi para ahli penelitian memberikan beberapa teori bagaimana bumi ini bisa
terbentuk
Nah, mau tau teori apa saja yang
menjelaskan sejarah terbentuknya planet bumi? Yuk kita simak bareng-bareng berikut
ini....
1. Teori kabut kant dan Laplace
Para ahli sejak zaman sebelum masehi telah banyak
meneliti gejala-gejala alam dan menganalisisnya sejak abad ke 18 kepopers.
Teori kabut atau nebula dikemukakan oleh Immanuel Kant pada tahun 1755 dan
Piere De Laplace pada tahun 1796. Teori ini mengemukakan bahwa jagat raya
berisi gas yang berkumpul menjadi kabut atau nebula. Gaya tarik menarik yang
terjadi antar gas membentuk kumpulan kabut yang sangat besar, dan kemudian
berputar semakin cepat. Nah dalam proses perputaran tersebut, ada materi kabut
yang terlepas dan terpisah, kemudian memadat karena pendinginan. Bagian inilah
yang kemudian membentuk planet-planet dalam tata surya loh, serta orbit
planet-planet selalu melingkar dan semua planet berevolusi, hampir pada bidang
yang sama kecuali pluto dan semua planet tersusun dari unsur yang sama.
2. Teori
planetesimal
Satu abad sesudah munculnya teori kabut, munculah
teori planetesimal yang dikemukakan oleh Chamberlin dan Moulton, yang berasal
dari universitas chikago yang tertuang dalam penelitian berjudul The Origin Of
The Earth pada tahun 1916. Teori ini mengungkapkan bahwa, awalnya sudah ada matahari,
yang suatu ketika didekati oleh sebuah bintang besar sehingga terjadi penarikan
pada bagian matahari loh. Akibat dari tenaga penarikan tersebut, terjadi
ledakan-ledakan hebat kepopers. Gas dari ledakan ini keluar dari atmosfer
matahari, dan mengembun menjadi beku sebagai benda padat yang disebut
planetesimal. Dalam perkembangannya, planetesimal kemudian berubah menjadi
planet-planet, dan salah satunya sejarah terbentuknya bumi. Hal-hal yang
mendukung teori ini adalah bahwa komposisi matahari dan planet-planet tersebut
adalah sama, serta semua planet berevolusi hampir pada bidang yang sama kecuali
pluto, dan semua planet tersusun dari unsur yang sama.
3. Teori
pasang surut gas
Teori hipotesis Tidal James Jeffreys ini dinyatakan
oleh Sir James Jeans dan Sir Herald Jeffreys, dua sarjana inggris pada tahun
1918 loh, menyatakan sebuah bintang besar mendekati matahari dalam jarak yang
pendek, menyebabkan pasang surut di tubuh matahari, pada saat matahari masih
berada dalam bentuk gas. Nah Jika sebuah bintang yang memiliki masa hampir sama
besar dengan matahari mendekatinya, maka akan terbentuk semacam gunung-gunung
gelombang raksasa di tubuh matahari, karena gaya tarik dari bintang raksasa
tersebut. Gelombang tersebut membentuk lidah api, yang akhirnya pecah dan
menjadi planet. Planet-planet yang terbentuk akan mengalami proses
pendinginandan berputar mengelilingi matahari. Akibat mengelilingi
tersebut, akan tertarik matahari dan akan terjadi pasang surut pada
planet-planet yang baru lahir.
4. Teori
bintang kembar
Pengagas teori ini adalah seorang ahli astronomi bernama R.A Lyttleton,
yang menyatakan bahwa galaksi berasal dari kombinasi bintang kembar kepopers.
Ini adalah teori modifikasi dari teori dentuman atau benturan besar. Salah satu
dari bintang itu meledak, sehingga banyak material yang terlempar. matahari
salah satu bintang yang tidak meledak, sehingga sebaran pecahan material
tersebut menjadi planet-planet yang mengelilingi matahari.
5. Teori
dentuman besar atau big bang teori
Dasar teori ini adalah asumsi akan adanya massa yang sangat besar loh,
dan memiliki masa jenis sangat besar. Adanya reaksi ini yang berlangsung
menyebabkan massa tersebut meledak dengan hebat, lalu mengembang dengan sangat
cepat dan menjauhi pusat ledakan. Karena adanya gravitasi, maka bintang yang
paling kuat daya gravitasinya akan menjadi pusatnya. Dari berbagai teori para
ahli, kebanyakan ilmuan mendukung teori ini dan menganggap ledakan ini sebagai
awal terbentuknya alam semesta.
Itu lah 5 teori yang menjelaskan sejarah terbentuknya planet bumi,
Menurut kamu teori mana yang relevan sebagai proses pembentukan planet bumi?
tulis di kolom komentar di bawah
ya...
Terimakasih telah berkunjung 😊






0 comments:
Post a Comment