WHAT'S NEW?
Loading...

5 Teori pembentukan planet bumi

 


Pernahkah bertanya kenapa bumi itu bulat?

 

Bumi adalah salah satu planet yang dihuni oleh makhluk hidup seperti manusia, hewan dan tumbuhan

 

Planet bumi tentunya menjadi planet satu-satunya yang sampai sekarang diakui sebagai tempat untuk makhluk bisa hidup loh

 

Unsur-unsur yang ada dibumi seperti oksigen, nitrogen yang dibutuhkan oleh makhluk hidup memang hanya ada di bumi dengan kadar yang cukup kepopers

 

Semua yang terjadi di bumi, tentunya ada sejarahnya bagaimana bumi bisa terbentuk, akan tetapi para ahli penelitian memberikan beberapa teori bagaimana bumi ini bisa terbentuk

 

Nah, mau tau teori apa saja yang menjelaskan sejarah terbentuknya planet bumi? Yuk kita simak bareng-bareng berikut ini....

 

 

1.      Teori kabut kant dan Laplace



 

Para ahli sejak zaman sebelum masehi telah banyak meneliti gejala-gejala alam dan menganalisisnya sejak abad ke 18 kepopers. Teori kabut atau nebula dikemukakan oleh Immanuel Kant pada tahun 1755 dan Piere De Laplace pada tahun 1796. Teori ini mengemukakan bahwa jagat raya berisi gas yang berkumpul menjadi kabut atau nebula. Gaya tarik menarik yang terjadi antar gas membentuk kumpulan kabut yang sangat besar, dan kemudian berputar semakin cepat. Nah dalam proses perputaran tersebut, ada materi kabut yang terlepas dan terpisah, kemudian memadat karena pendinginan. Bagian inilah yang kemudian membentuk planet-planet dalam tata surya loh, serta orbit planet-planet selalu melingkar dan semua planet berevolusi, hampir pada bidang yang sama kecuali pluto dan semua planet tersusun dari unsur yang sama.

 

2.      Teori planetesimal

 




Satu abad sesudah munculnya teori kabut, munculah teori planetesimal yang dikemukakan oleh Chamberlin dan Moulton, yang berasal dari universitas chikago yang tertuang dalam penelitian berjudul The Origin Of The Earth pada tahun 1916. Teori ini mengungkapkan bahwa, awalnya sudah ada matahari, yang suatu ketika didekati oleh sebuah bintang besar sehingga terjadi penarikan pada bagian matahari loh. Akibat dari tenaga penarikan tersebut, terjadi ledakan-ledakan hebat kepopers. Gas dari ledakan ini keluar dari atmosfer matahari, dan mengembun menjadi beku sebagai benda padat yang disebut planetesimal. Dalam perkembangannya, planetesimal kemudian berubah menjadi planet-planet, dan salah satunya sejarah terbentuknya bumi. Hal-hal yang mendukung teori ini adalah bahwa komposisi matahari dan planet-planet tersebut adalah sama, serta semua planet berevolusi hampir pada bidang yang sama kecuali pluto, dan semua planet tersusun dari unsur yang sama.

 

3.      Teori pasang surut gas



 

Teori hipotesis Tidal James Jeffreys ini dinyatakan oleh Sir James Jeans dan Sir Herald Jeffreys, dua sarjana inggris pada tahun 1918 loh, menyatakan sebuah bintang besar mendekati matahari dalam jarak yang pendek, menyebabkan pasang surut di tubuh matahari, pada saat matahari masih berada dalam bentuk gas. Nah Jika sebuah bintang yang memiliki masa hampir sama besar dengan matahari mendekatinya, maka akan terbentuk semacam gunung-gunung gelombang raksasa di tubuh matahari, karena gaya tarik dari bintang raksasa tersebut. Gelombang tersebut membentuk lidah api, yang akhirnya pecah dan menjadi planet. Planet-planet yang terbentuk akan mengalami proses


pendinginandan berputar mengelilingi matahari. Akibat mengelilingi tersebut, akan tertarik matahari dan akan terjadi pasang surut pada planet-planet yang baru lahir.

 

4.      Teori bintang kembar



 

Pengagas teori ini adalah seorang ahli astronomi bernama R.A Lyttleton, yang menyatakan bahwa galaksi berasal dari kombinasi bintang kembar kepopers. Ini adalah teori modifikasi dari teori dentuman atau benturan besar. Salah satu dari bintang itu meledak, sehingga banyak material yang terlempar. matahari salah satu bintang yang tidak meledak, sehingga sebaran pecahan material tersebut menjadi planet-planet yang mengelilingi matahari.

 

5.      Teori dentuman besar atau big bang teori


 


Dasar teori ini adalah asumsi akan adanya massa yang sangat besar loh, dan memiliki masa jenis sangat besar. Adanya reaksi ini yang berlangsung menyebabkan massa tersebut meledak dengan hebat, lalu mengembang dengan sangat cepat dan menjauhi pusat ledakan. Karena adanya gravitasi, maka bintang yang paling kuat daya gravitasinya akan menjadi pusatnya. Dari berbagai teori para ahli, kebanyakan ilmuan mendukung teori ini dan menganggap ledakan ini sebagai awal terbentuknya alam semesta.

 

Itu lah 5 teori yang menjelaskan sejarah terbentuknya planet bumi, Menurut kamu teori mana yang relevan sebagai proses pembentukan planet bumi?

 

tulis di kolom komentar di bawah ya...

 

Terimakasih telah berkunjung 😊



0 comments:

Post a Comment